NEWS UPDATE :  

Berita

KKM Dan KKG MI Kecamatan Paron Ngawi Diskusi Madrasah Ramah Anak Bersama MIN 1 Bojonegoro

Bojonegoro, 29 Oktober 2022. Pagi hari seperti biasanya Bapak Ibu GTK madrasah melakukan piket pagi untuk menyambut anak-anak yang datang. Selanjutnya, para peserta didik bersiap melakukan pembiasaan do'a pagi bersama di halaman madrasah. Namun, pagi ini terasa lebih spesial karena akan ada tamu dari KKM dan KKG MI Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, yang berjumlah 38 orang. Tepat sebelum do'a bersama dimulai, rombongan tamu sudah memasuki area madrasah. 
Setelah melakukan do'a bersama, para tamu berkeliling melihat kondisi dan suasana madrasah yang sejuk dan bersih. Mereka juga ingin melihat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sejak awal, sehingga rombongan datang tepat sebelum pelaksanaan KBM dimulai. Usai mengamati lingkungan madrasah, para tamu memasuki ruang pertemuan. Sebelum berdiskusi bersama, para tamu disambut dengan penampilan kreativitas siswa MIN 1 Bojonegoro, yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur'an, tari tengul, puisi dan seni pantomim. Setelah itu, perwakilan para tamu, yaitu Bapak Kayat, S.Ag. menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya ke madrasah. Beliau mengatakan bahwa para tamu ingin mempelajari perjalanan MIN 1 Bojonegoro menjadi madrasah yang ramah anak. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala MIN 1 Bojonegoro, Bapak Drs. Ali Mujahidin, M.Ag. yang menyampaikan bahwa MIN 1 Bojonegoro selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta didik. Terutama, pemenuhan terkait peningkatan keilmuan, tumbuh kembang anak, keamanan lingkungan madrasah, dan kesempatan tampil serta berprestasi di berbagai kegiatan. Hal ini senada dengan prinsip dari Madrasah Ramah Anak, yaitu pemenuhan hak-hak anak, yaitu hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi. 
Setelah sambutan dari kedua perwakilan, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi Madrasah Ramah Anak yang disampaikan oleh Ibu Nur Ma'rifah. Beliau menyampaikan proses perjalanan MIN 1 Bojonegoro menjadi Madrasah Ramah Anak. Mulai dari proses sebelum dan sampai hari pendeklarasian MIN 1 Bojonegoro menjadi Madrasah Ramah Anak dan membentuk Pusat Layanan Potensi Siswa (PLPS). Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi maksud dan tujuan PLPS dibentuk di madrasah, yang disampaikan oleh Ketua PLPS, yakni Bapak Imam Waloyo, S.Ag. Beliau menyampaikan bahwa awal mula berdirinya PLPS merupakan sebuah tugas dan amanah dari pusat tentang pembentukan tim penanganan kasus di madrasah. Namun, beliau berdiskusi dengan pihak madrasah untuk membentuk tim dan layanan yang nyaman diterima oleh semua kalangan, sehingga Unit Penanganan Kasus diganti dengan Pusat Layanan Potensi Siswa. Beliau bersama tim membuat sebuah program yang mengakar dari semua elemen di madrasah untuk bersatu membentuk prosedur yang tepat untuk menangani setiap potensi di madrasah. Program ini dilaksanakan dengan kerja sama dari berbagai pihak, seperti kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, wali murid, dan stakeholder yang berkompeten. 
Setelah penyampaian presentasi, dilanjutkan dengan diskusi terkait Madrasah Ramah Anak. Diskusi ini dinilai sangat positif karena semua pihak merasa bahwa anak-anak zaman sekarang memiliki perbedaan dengan anak-anak zaman dahulu, sehingga penanganannya juga berbeda. Pendekatan yang baik tanpa kekerasan merupakan salah satu penanganan yang terbaik.
Terakhir, kegiatan ini ditutup dengan ramah tamah dan do'a bersama kemudian dilanjutkan dengan kegiatan para tamu kembali melihat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lingkungan madrasah. Diharapkan kegiatan ini akan memiliki dampak yang besar, khususnya tentang pemenuhan hak-anak.