NEWS UPDATE :  

Berita

Aksi Sadar Bencana Siswa Kelas II C

Bojonegoro. Bencana atau musibah memang tidak bisa dihindari. Baik di darat, di udara, ataupun di laut. Bencana tidak memilih tempat. Namun yang harus kita lakukan adalah merawat lingkungan, merawat ekosistem, dan melakukan hal-hal yang bisa mencegah bencana terjadi. 

Bojonegoro merupakan salah satu daerah langganan bencana banjir. Di musim hujan, apalagi ketika curah hujan tinggi, maka air di Bengawan Solo mulai meninggi dan bisa meluap yang mengakibatkan beberapa daerah terendam banjir. Selain itu, wilayah Bojonegoro ketika di musim kemarau yang panas terik terkadang ada beberapa wilayah yang terjadi musibah kebakaran. Hal ini terbukti dari data Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Kabupaten Bojonegoro bahwa dalam tahun 2022 tercatat ada 122 kasus kebakaran yang terjadi.

Kejadian ini menarik perhatian siswa kelas II C, mereka membuat sebuah kegiatan kelas inspirasi sadar bencana. Kegiatan yang diinisiasi oleh paguyuban kelas dan berkoordinasi dengan madrasah ini berlangsung pada hari Kamis (2/3). 

Dalam kegiatan ini, anak-anak berangkat bersama dari madrasah sekitar pukul 09.00 WIB. Sesampainya di DAMKAR, anak-anak diberikan sosialisasi bagaimana cara mengatasi dan menyelematkan diri ketika terjadi bencana, khususnya bencana kebakaran. Selain itu, anak-anak juga diajarkan bagaimana mengatasi hewan ular ketika masuk ke area tempat tinggal. Mereka diajari memindahkan ular tanpa melukai atau membunuhnya. 

Kegiatan ini sangat disambut positif oleh Bapak Kepala Madrasah. Beliau menyampaikan bahwa anak-anak memiliki hak hidup dan tumbuh kembang, jadi pelajaran sadar bencana ini merupakan sebuah ikhtiar dan pembelajaran bagi mereka untuk bisa sigap mengatasi dan bersikap ketika terjadi bencana.