NEWS UPDATE :  

Berita

Persiapan Evaluasi LPKRA, MIN 1 Bojonegoro Gandeng Fasilitator Nasional

BOJONEGORO--MIN 1 Bojonegoro menggelar kegiatan pendampingan persiapan evaluasi Lembaga Perlindungan Khusus Ramah Anak (LPKRA) pada Selasa (31/03/2026). Langkah ini diambil untuk meninjau kembali capaian program perlindungan anak yang telah berjalan selama periode 2022-2025. Pertemuan ini menjadi sangat strategis mengingat MIN 1 Bojonegoro merupakan salah satu dari hanya dua Madrasah Ibtidaiyah di seluruh Indonesia yang telah berhasil meraih status terstandardisasi secara nasional.

Kegiatan ini menghadirkan Ibu Bekti Prastyani, S.Pd., selaku Fasilitator Nasional sekaligus Ketua Asosiasi Pendidik Berperspektif Hak Anak (APBHA). Dalam arahannya, Bu Bekti mengajak seluruh pihak di madrasah untuk merefleksikan praktik baik yang sudah dilakukan selama empat tahun terakhir. Beliau menekankan bahwa evaluasi ini bukan sekadar urusan kelengkapan dokumen, melainkan upaya memastikan lingkungan sekolah tetap menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang murid.

Dalam sesi diskusi, Bu Bekti memberikan pesan penguat bagi seluruh pendidik dan staf. "Sebagai satu dari dua MI di Indonesia yang sudah terstandardisasi nasional, MIN 1 Bojonegoro memegang amanah besar. Tugas kita dalam evaluasi 2022-2025 ini adalah membuktikan bahwa budaya ramah anak benar-benar telah mendarah daging dan dirasakan langsung oleh setiap murid, bukan hanya unggul di atas kertas saja," ungkapnya.

Suasana pendampingan berlangsung komunikatif dengan melibatkan guru, staf, wali murid, hingga perwakilan murid. Para murid diberi ruang untuk menyampaikan pendapat mereka terkait kenyamanan belajar, sementara wali murid memberikan masukan mengenai pola komunikasi antara sekolah dan rumah. Keterlibatan lintas pihak ini bertujuan untuk menyelaraskan pemahaman mengenai standar LPKRA yang harus terus terjaga di lapangan.

Melalui pendampingan ini, MIN 1 Bojonegoro melakukan pembenahan internal dan melengkapi data pendukung yang diperlukan untuk proses evaluasi mendatang. Dengan bimbingan langsung dari Bu Bekti Prastyani, madrasah berkomitmen untuk mempertahankan standar layanan tinggi yang telah diraih serta terus menjadi pelopor lembaga pendidikan yang melindungi hak-hak anak secara berkelanjutan.