Komitmen Adiwiyata Nasional, MIN 1 Bojonegoro Kelola Limbah Qurban dan Manfaatkan Pembungkus Daun Jati
BOJONEGORO – MIN 1 Bojonegoro secara resmi menunjukkan
komitmen nyata sebagai sekolah peraih penghargaan Adiwiyata Nasional dengan
menyelenggarakan ibadah qurban ramah lingkungan pada hari Kamis (28/5) .
Pelaksanaan kegiatan ini secara ketat merujuk pada regulasi pusat terbaru, yaitu
Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup
Nomor 07 Tahun 2026 tentang imbauan menjaga kelestarian lingkungan pada
pelaksanaan pemotongan hewan qurban Idul Adha 1447 H. Menindaklanjuti aturan
tersebut, madrasah berkolaborasi dengan arahan teknis Dinas Lingkungan Hidup
(DLH) Kabupaten Bojonegoro untuk menerapkan sistem pengelolaan limbah yang
higienis dan bertanggung jawab.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Sultoni Muharom, menegaskan bahwa
seluruh panitia diwajibkan mematuhi poin utama dalam Surat Edaran Nomor 07 Tahun
2026, yakni larangan keras membuang limbah cair maupun padat seperti darah,
kotoran, dan isi rumen langsung ke saluran drainase atau aliran sungai karena
dapat mencemari ekosistem air permukaan. Sebagai solusinya, MIN 1 Bojonegoro
telah menyiapkan fasilitas lubang penimbunan khusus di bawah tanah atau septic
tank limbah organik. Melalui metode penimbunan terisolasi ini, kotoran
hewan tersebut tidak akan mencemari lingkungan sekitar dan nantinya dapat
diproses menjadi pupuk kompos organik yang bermanfaat bagi pemeliharaan tanaman
di lingkungan madrasah.
Selain berfokus pada sterilisasi limbah, komitmen Adiwiyata
MIN 1 Bojonegoro diwujudkan melalui pemilihan media pengemasan daging yang
berbasis kearifan lokal. Pihak panitia mendistribusikan seluruh paket daging
qurban kepada warga dengan menggunakan wadah anyaman bambu atau daun jati
segar. Pemanfaatan daun jati dipilih karena sifat bahannya yang organik, tebal,
dan mudah terurai alami di dalam tanah (biodegradable), sehingga tidak
meninggalkan residu buruk bagi bumi. Penggunaan bahan alami ini dinilai sangat
efektif mendukung program nasional dalam mewujudkan tata kelola ibadah yang
bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan berkelanjutan.
Keberhasilan aksi hijau yang terstruktur ini tidak lepas dari sinergi kuat dari berbagai pihak yang terlibat sejak awal persiapan. Pihak madrasah menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih yang mendalam kepada DLH Kabupaten Bojonegoro atas pengawasan dan bimbingan teknisnya, serta kepada Komite Sekolah dan wali murid yang memberikan dukungan penuh. Ungkapan terima kasih juga dialamatkan kepada seluruh panitia, guru, serta masyarakat penerima manfaat yang dengan tertib menyukseskan pembagian daging berbungkus daun jati ini demi menjaga marwah MIN 1 Bojonegoro sebagai pelopor madrasah ramah lingkungan.
MIN 1 BOJONEGORO